Segelas Kopi di Siang Bolong (Bag. IV)

“Aroma kopi hitam ini hanya sebatas imajinasi yang terasa nyata, menyenangkan namun semu semata….” Kali ini saya tidak menyeduh segelas kopi… ah, toples itu kini sedang kosong. Mungkin hanya ada sedikit sisa serbuk kopi di dinding toples. Ah ya sudah, nanti kalau sudah tiba waktu gajian, toples itu mungkin sudah penuh kembali. Entah kenapa tiba-tiba […]

Read More Segelas Kopi di Siang Bolong (Bag. IV)

Sahabat

Aku bahagia… tertawa… bercanda aku punya mereka, sahabat yang entah datang dari mana… mata dengan tatapan memikat menghapus sejenak ingatan pikat tentangmu telinga yang selalu disendengkan bibir yang mengguratkan senyum yang mampu menggetarkan tangan yang tampak lemah namun kuat bahu yang mungkin kecil tapi disana tempatku bersandar sekarang kaki yang selalu siap menemani langkah gontay […]

Read More Sahabat

” Tak peduli bukan berarti apatis. Apatis bukan berarti tak peduli. “ Kata orang segala sesuatu perlu latihan yang diulang – ulang…. Seperti anak kecil yang belajar berjalan , jatuh berkali-kali.. tetap berusaha berdiri.. berjalan lagi.. sampai akhirnya lupa bagaimana sulitnya proses belajar. Bagaimana sakitnya saat jatuh dan mencoba berdiri kembali untuk melangkah. Sama halnya […]

Read More

Entah

Kalau diibaratkan seperti selembar kertas kosong, putih rapi bersih… mulai banyak coretan sana sini, bekas salah tulis sana sini. Diremas lalu dilempar ke tempat sampah, kemudian ambil lembaran kertas yang baru… Begitu terus dan terus.. Entah ini sebuah penjelasan yang sudah lama saya tunggu atau kesimpulan-kesimpulan pribadi yang tanpa sadar saya bentuk. Sebenarnya penantian sebuah […]

Read More Entah

“Saat suatu hubungan berakhir, bukan berarti 2 orang berhenti saling mencintai. Mereka hanya berhenti saling menyakiti.” – R.A. Kartini Jika ya, mengapa setiap akhir selalu bersahabat dengan air mata.. Seharusnya kita sadar bahwa segala sesuatu yang berakhir dengan buruk sesungguhnya belum berakhir. Tuhan menciptakan segala sesuatu untuk kebaikan manusia. Kebahagiaan cerita hidup insan kesayangan-Nya. Sama […]

Read More

Antara Naluri dan Intuisi

Katanya… wanita itu dianugerahi naluri yang tajam yang sering juga disebut insting. Sering dengar naluri seorang ibu kan? Tapi kalau naluri ayah rasanya jarang banget. Artinya, wanita memiliki porsi naluri lebih banyak daripada ayah. Bukan berarti ayah ga punya naluri, mereka punya hanya saja tidak setajam seorang ibu.Yang jelas sih, setiap manusia itu punya naluri. […]

Read More Antara Naluri dan Intuisi

Untuk kamu, Yang sempat hadir

Apa kabar? Sudah lama kita tidak jumpa. Jangankan berjumpa, saling sapa pun tidak. Aku maklumi itu semua. Aku menghargai kehidupanmu, dan kau? entah peduli dengan hidupku atau tidak. Mungkin kamu akan bertanya, kenapa aku menulis ini semua? Jika kau mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu tentu tidak. Untuk apa. Lalu jika kau mengira, aku ingin […]

Read More Untuk kamu, Yang sempat hadir