20170327_181200-1.jpg

purple sky_my collection

Ini ceritanya sudah agak lama namun baru sempat saya tulis kali ini..
Hari itu saya benar-benar lelah dengan aktivitas yang padat…
Biasanya saya selalu ingin pulang lebih cepat dari biasaya, entah kenapa hari itu saya ga terlalu terbawa suasana.. saya tenang-tenang saja.

Hujan turun begitu lebat, wah jadwal pulang saya pun jadi diundur lagi semakin larut. Dengan terpaksa harus menunggu hingga hujan sore itu reda.
Saya tidak mengeluh, tidak berfirasat apa pun saat itu.

Seingat saya itu sore hari sebelum Hari Raya Nyepi…

Dengan langkah ringan saya berjalan keluar ruangan bersiap untuk menuju ke rumah… Udaranya cukup dingin karena hujan baru saja reda.. saat melihat ke langit, mata saya dimanjakan oleh warna yang indah..

Paduan warna yang begitu indah, lelah saya seakan berkurang hanya dengan pemandangan langit sore itu…

God is Amazing… Tuhan itu selalu punya cara sederhana namun ajaib untuk menghibur dan kasih harapan buat saya..

Seperti sore itu… bukan hal yang mustahil.. langit ungu bisa menghibur tepat di depan mata…

Menakjubkan.. saya tersenyum dan begitu bersyukur… karena pemandangan itu benar-benar menakjubkan…

Langit keunguan sore itu sudah cukup untuk menjadi alasan untuk tersenyum setiap hari…

Advertisements

Langit

orig_47812

Kalau ada yang tanya apa yang kamu suka dari langit?
Mungkin saya akan menjawab… langit selalu bisa mengungkapkan isi hati saya…
Kalau si penanya jadi bingung dengan jawaban saya, itu amat sangat dapat dimaklumi. Kalau begitu bagaimana kalau kita mulai dengan cerita yang entah berujung atau tidak.
Langit adalah bagian dari semesta yang begitu lekat dengan suasana hati saya..
Saya rasa secara ga sadar kadang orang lain pun merasakan hal yang sama.
Kamu tahu kenapa hari ini langit begitu cerah? Warna nya biru begitu memikat mata saat memandangnya.
Iya, karena hari ini saya jatuh cinta dan langit bagaikan tahu tentang perasaan saya saat ini…
Lalu bagaimana kalau saat itu, disaat yang bersamaan di belahan dunia lain ada orang yang baru saja kehilangan orang yang sangat dia cintai?
Rasanya tidak mungkin bukan dia bisa mengatakan hal yang sama tentang langit biru itu. Mungkin dia akan bilang kalau langit menjadi begitu indah karena disana ada kekasihnya itu sambil dia meneteskan air mata. Atau bisa saja dia bilang kalau itu adalah bentuk kasih sayang Tuhan untuknya yang merasa pedih.
Sudut pandang yang berbeda soal itu. Tapi bagi saya, langit seolah dapat berkomunikasi dengan hati dan nurani saya.
Mungkin saya tidak bisa mengungkapkan atau melampiaskan kekesalan dan amarah saya pada suatu hal yang menimpa saya. Jika saya memikirkan hal itu terus tanpa saya sadari langit seperti bergemuruh dan tak bersahabat. Bahkan ketika saya bersedih,,, langit seolah menangis tersedu bersama dengan saya.
Aduh koq jadi lebay yah… hehe
Entah benar atau tidak, tapi saya berusaha mengontrol suasana hati saya… agar langit tetap pada koridornya (halah,,) 😀
Saya suka langit bukan karena saya suka warna biru langit. Saya suka memandang langit bahkan saat dia berwarna kelabu, hingga hitam pekat.
Karena kemana dan dimana saya , dia yang selalu memayungi saya…
Mungkin dia saksi bisu dari setiap bisikan hati kecil saya, jadi kalau ada yang tersambar petir tiba-tiba atau merasa ditakut-takuti gemuruh langit. Mungkin anda pernah bermasalah dengan saya… hhahaaa… Mungkin langit sedang menunjukkan rasa setia kawan nya pada saya.. 😛
YA itu lah, cerita yang akan semakin melantur dan entah apa intinya…
Mungkin nanti saya bisa bercerita tentang hal yang lebih jelas tentang langit…

“Saat langit begitu cerah tak berarti hidupmu sudah baik, bisa jadi dia indah karena air mata disudut negeri lain. Bila langitmu begitu kelam hampir pekat bukan berarti hidupmu begitu tak berguna. Bisa jadi ada pelangi yang sedang bersembunyi di sana, dan ada insan lain yang terhukum karena gelapnya.”