Sang Kaya Penguasa

Gelimang harta itu, apa benar bukan hasil menginjak hak orang lain?
Kilau emas dan permata bisakah kau sisihkan sedikit saja untuk si miskin tak berpengharapan?
Ah.. ini hanya sebuah kalimat pertanyaan yang hanya perlu satu jawaban saja.
Seperti biasa, bukankah sandiwara telah menjadi bagian yang paing kalian sukai.
Hanya perlu Ya atau Tidak.
Tolong jangan beri silat lidah filosofi atau pun status di belakang namamu.
Semua orang tahu, aku tahu.. siapa yang tidak tahu dengan gelimang harta yang selalu tampak kemilau menutupi busuknya tanah yang hampir tiap hari kau injak.

Senyum palsu pada kaum rendah
Kami hanya keledai dungu diujung sungging senyummu
Iyah,, ini salah satu bentuk kekesalan karena bentuk penghakiman sebelah pihak yang memang seringkali dilakukan semua orang
Bukan hanya si kaya tapi juga si miskin
Berhak kah kita mengungkapkan pendapat sepihak kita tentang orang lain yang hanya sepintas lalu
Karena nila setitik rusak susu sebelanga
Eaa…
Tak pernah bisa seserius ini ketika amarah sebenarnya sudah dipuncak mendidih di kepala
Harga diri yang terluka
Tak pernah mencaci sesantun ini karena dikatai orang yang merasa berhak berkata hanya karena mengisi periuk nasi di awal bulan purnama

Ini pertama kali juga menulis sampah setelah sekian lama
tak terlalu penting sebenarnya
Lalu apa kabar dengan si kaya penguasa yang merajai judul besar tulisan ini?
Kita sama-sama akan menjadi abu
Siapa pun itu status dan jabatan mu detik ini pun bisa sama- sama menjadi abu
Jadi jangan percaya pada si kaya penguasa, karena

“….. masing – masing kita adalah penguasa dari diri kita sendiri “

~sunbright~

Sekian…

Advertisements

Lama Tak Jumpa

Image result for silhouette art

Silhouette art on Pinterest

Itu  diujung jalan itu masih ada hempasan debu bekas dia menjejakkan kaki melangkah menuju ke loket sebelah
Debunya beterbangan seperti serpihan bintang berkilauan
Ya ampunnn… ini berlebihan
Terlalu berfatamorgana di tempat dan ruang yang salah
Disini terlalu gelap dan memakan tempat
Tidak ada ruang dan terlalu sesak untuk bisa bermimpi ketinggian
Tak ada atap atau pun lantai berikutnya
Apa sih ini?
Ini terlalu sesak, sungguh
Bagaimana bisa ketinggian ? Ruangan disini saja hanya bisa untuk satu orang saja
Hanya ada aku sendiri disini, lalu siapa orang itu yang jejak kakinya menghempaskan debu tanah
Ya Tuhan… mungkin aku sudah mulai gila…
Ruangan ini hanya diciptakan untuk satu makhluk saja. Tak mungkin rasanya ada orang lain.
Mungkin itu hanya sosok lapuk
Sosok lama yang sudah sekian lama tak ku jumpai
Entah di alam sadar atau pun di alam bawah sadar atau atas sadar ,hahaa…
Ya, itu mungkin karena mataku terlalu lama melihat kegelapan.
Bolehkah aku menyapa sosok itu?
Sosok yang entah apa, yang telah lama tak ku jumpai
Hai.. rasanya cukuplah menyapa itu saja
Haahhaaa…
Maaf mataku buta total karena selama ini yang kulihat hanya hitam gelap
Iya, itu yang orang katakan tentang kegelapan.. hanya punya satu warna yaitu kegelapan.
Tapi terkadang kegelapan ini punya banyak warna yang menggoda
Sayang nya, banyak orang bisa melihatnya namun tidak mengakuinya
Jadi, sebenarnya siapa kamu sosok itu
Benarkah kamu hanyalah fatamorgana di tengah padang pasir?
Argh… harusnya sosok itu tidak muncul di tengah duniaku yang begitu sempit.
Dia hanya membuatku semakin terhimpit saja dengan celotehan dan asumsi yang tidak jelas.
Tapi tampaknya dia tidak mampu berlama-lama, rupanya dia tak tahan juga dengan kegelapan dan sempitnya ruangan ini
Wahai sosok yang telah lama tak kujumpai dan tiba-tiba muncul kemudian berlalu..
Lama tak jumpa
Aku sudah menyapamu, semoga kau puas dan tak menghempaskan lagi debu di depan mataku… karena mungkin lain kali itu hanya seperti angin lalu dan bukan serpihan bintang lagi…

Selamat Tinggal
Sosok yang Lama Tak Jumpa

Meracau #1

Kalau sedang berpikir ahh bukan, lebih tepatnya asik sendiri dengan pemikiran ini rasanya terlalu banyak hal yang bisa ditulis.

kali ini entah harus mulai dari mana… banyak waktu yang dimiliki tapi rasanya saya ga melakukan apa – apa yang berarti…

saya lupa kapan saya muli menulis blog ini, blog yang ga ingin semua orang tahu disaat orang di luar sana mempromosikan blog mereka.. entah lewat status instagram, line , whatsapp, bbm… dan semua sosmed yang ada.

Saya malah ingin blog ini jadi rahasia, entah kenapa… disini ada sesuatu bagian dari diri saya yang berbeda dengan dunia nyata.

Sesuatu yang kadang bertolak belakang dengan saya di dunia nyata.. hmmm karena itu terkadang saya lebih nyaman menulis disini, menuangkan apa pun yang melintas di benak saya.

Saya sungguh tak menyangka sama sekali kalau akan ada orang yang membaca bahkan memfollow blog saya ini… Padahal isinya random bahkan amburadul hahaa… tapi saya tetap harus berterima kasih. Apa pun alasan mereka me-like tulisan atau memfollow blog saya, semoga saja itu berkesan baik.

Jadi,apa yang hendak saya tulis ya,,, yang jelas saya merasa kosong… banyak, terlalu banyak yang saya pikirkan beberapa hari ini.. entah itu apa, penting atau tidak, entahlah…

Apa mungkin selama ini saya berjalan dijalur yang salah?
Apa saya melakukan sesuatu bukan karena saya begitu menginginkannya, hanya untuk sekedarnya?
Apa saya terlalu berusaha membahagiakan orang, sampai lupa caranya memanjakan diri dengan hal yang setidaknya membuat saya tersenyum puas?
Puas pada diri sendiri, puas dengan hasil yang telah saya capai…

Oh iya, kalian mungkin tidak tahu, kalau saya hanya sekedar mengajukan seperti itu, akan ada setidaknya segelintir orang di luar sana yang berasumsi kalau saya ga bersyukur sama sekali, terlalu mikirin hal yang ga penting, dan terlalu sering mikirin hal negatif nya aja…

Seandainya aja kita bertukar pribadi.. please bukan Taat Pribadi ya.. hahaa
Ah… itu mustahil yah…
Betapa pun bersyukurnya kamu,, kalian… pasti semua orang punya mimpi.

Apa yang saya impikan? apa mimpi saya?

Entah…. saya bingung…

Apa seharusnya saya menjadi seorang penulis kisah roman yah… heummm…
Tapi gimana caranya, saya ga pandai menulis..
Tulisan saya kacau balau… ga keren malah lebih deket ke amburadul… heu

Kan katanya saya pecinta sejati yah… (kata orang)
Ya, siapa tau kalau bikin novel atau apa gitu yah, bisa laris terus jadi best seller.. eh, apa itu mimpi yah.. hahha

Ah sudah lah ya… Saya hanya lelah dengan rutinitas …. Pernah ga sih ngerasain yang namanya pengen berenti tapi ga sanggup kalo harus berenti..
Mungkin sama kaya pengen nangis tapi kaya ketahan di kerongkongan… haduh apaan sih yah…

Tau ga tentang pepatah ini :”Bahkan teman pun ga bisa kamu percaya selamanya, suatu saat mereka akan pergi meninggalkan kamu. Di dunia ini kamu cuma berjuang sendirian.”

Astagaa… maaf yah itu bukan pepatah deh ya kayanya #ngacomodeon

Passion… Did I have a passion?

Ketika melihat orang bercerita tentang keberhasilannya saat meraih impiannya, disitu saya berpikir…

Saya lupa apa mimpi saya… Orang lain punya mimpi, mimpi saya apa?

Bagaimana ini, apakah semuanya akan baik-baik saja kalau saya bersikap seolah tak peduli?
pilihan,,, hidup adalah pilihan…
Kebahagiaan mereka atau kebahagiaan diri sendiri… kalau mereka bahagia, rasanya itu cukup buat saya bahagia… tapi kalau saya bahagia, apa mereka juga bahagia atau malah iri dan membenci saya karena berpikir saya ini egois.

Apalah apalahh… hahahhaa…
Tulisan ini bener deh ga ada korelasi antar kalimat. Meracau kacau…

Jadi sebenernya apa itu mimpi?

Mimpi… mimpi… apa mimpi kalian?

Apa yang saya tulis ini.. huft..

Ah… sudahlah

2GMFBNFSVGUL2CMBBRXNM1FXMAKK6I_07

“Saat suatu hubungan berakhir, bukan berarti 2 orang berhenti saling mencintai. Mereka hanya berhenti saling menyakiti.”

– R.A. Kartini

Jika ya, mengapa setiap akhir selalu bersahabat dengan air mata..
Seharusnya kita sadar bahwa segala sesuatu yang berakhir dengan buruk sesungguhnya belum berakhir. Tuhan menciptakan segala sesuatu untuk kebaikan manusia. Kebahagiaan cerita hidup insan kesayangan-Nya.
Sama seperti 2 insan yang mencinta dan dipisahkan… semua ada dalam buku kehidupan-Nya.
Sama seperti saya yang harus merelakan sesuatu… karena waktu memberi saya kesadaran baru bahwa, bahagia nya melebihin apa pun.
Kamu tahu, sebesar apa sulit melepas sesuatu yang begitu kamu cintai??
Cobalah untuk membakar air yang mengalir… tak mungkin
Tapi,, apakah akan kamu biarkan tubuhmu terus menggigil kedinginan karena tak ada api yang menghangatkan…
Kamu ….
Aku tahu… begitu sakit bertahan…
Dan saya masih menggenggammu di sudut hati…
Dan memilih membiarkanmu melangkah pergi…
Agar tak tersakiti lagi…
Mungkin suatu saat akan datang sebuah kemungkinan…
Ketika kita memulai kembali suatu hal baru yang tanpa akhir
Tanpa saling menyakiti….

Karma is like a shadow… it always follow your step …
Maybe it will disappear when light comes…
But it will come to you when the dark comes too
Because we live between the light and the dark side.
We never live in the dark forever… and in the light forever..
Like a day and night..
Always comes until you die…

-unknown-